KARYA TULIS SISWA BULAN JANUARI #2
Pembimbing : FAZAR NURHAQQI, S. Pd
KARYA TULIS SISWA BULAN JANUARI 2023
Nama : Dede M Hasan Bakti
Jenis Tulisan : Pantun
Jalan – jalan ke Pekan baru
Mampir dahulu membeli rotan
Dunia ini ibarat perahu
Diterjang ombak di lautan
Tolong galhku diambilkan
Buat bantu para mualap
Tolong salahku dimaafkan
Karena dahulu pernah khilaf
Galah patah tida diambilkan
Ada disana di pohon tomat
Jika tiada engkau maafkan
Maka dunia seakan kiamat
Aduhai indahnya perkenalan
Jalan rezeki akan bermunculan
Bagi pungguk merindukan rembulan
Sulit bagimu merebut hati dilan
Nama : Herawati
Jenis Tulisan : Pantun
Jalan
– jalan ke pinggir empang
Nemu
katak dipinggir empang
Hati
siapa tak bimbang
Kamu
botak minta di kepang
Ke
pasar membeli gunting
Jangan
lupa membeli pita
Sangatlah
heran si induk kucing
Melihat
tikus naik kereta
Kupu
– kupu terbang melintang
Hinggap
menghisap bunga layu
Hati
di dalam menaruh bimbang
Melihat
ikan membaca buku
Nama : Putri Syifa
Jenis Tulisan : Puisi
Judul : Seiring Sejalan
SEIRING SEJALAN
Mimpi kita mimpi yang sama, ucap kita selalu sama
Pernah suatu saat kita berbeda rasa,
berhenti di persimpangan memutuskan jalan yang berbeda,
tapi itu hanya sedetik saja.
Kita tak bias berjalan,
tak bertahan sendirian,
selalu harus bersisiran,
dari pagi petang hingga malam menjelang.
Ketika warna kelabu menghampiri,
gerakan yang sama kita lakukan,
tuk menghalau angina dan meniupkannya hingga berganti terang benderang,
semua cerita milik kita,
tak ada celah bagi menggibah, hanya kita sahabat saudara.
Nama : Santi
Jenis Tulisan : Pantun
Jalan – jalan ke Surabya
Jangan lupa oleh – olehnya
Bila wajah kita ceria
Hidup ini pun terasa bahagia
Cantik betul anak pak mukmin
Sayang tidak pakai celana
Tuntunlah ilmu setinggi mungkin
Hingga kau jadi sarjana
Ada tamu dari Belanda
Sedang ingin melihat karapan
Kalua siswa sering bercanda
Akan bodoh sepanjang zaman
Nama : Sinta Nuryanti
Jenis Tulisan : Puisi
KAN TERIMA TAUBAT KAMI
Tersadar di dalam gelisah
Setelah begitu jauh melangkah
Setelah begitu jauh melangkah
Akan kenikmatan nafsu dunia
Mungkinkah
Kan mengelupas dari tubuh
Kotoran – kotoran yang telah mandarah daging menjadi satu
Kami tahu
Tubuh yang telah terbalut dosa
Takkan bias disucikan walau dengan seluas Samudra
Ya Allah Ya Tuhanku
Maafkanlah aku
Apapun kehendakmu aku ikhlas
Biarkan air mata ini menetas
Bukan karena air mata menderita
Biarkan air mata ini mengalir
Karena air mata bahagia
Kami yakin engkau maha segalanya
Kan terima taubat kami
Sebelum nyawa terlepas dari raga






Komentar
Posting Komentar