KARYA TULIS SISWA BULAN FEBRUARI #3
Pembimbing : IDAH HOLIDAH, S. Pd, M. Pd
KARYA TULIS SISWA BULAN FEBRUARI 2023
Nama : Neng Dalfa
Jenis Tulisan : Cerpen
The end
Di hari pertama kembali sekolah deyna pun dengan penuh semangat
berangkat ke sekolah dan tidak memperdulikan masalah yang sedang ia alami
Sesampainya di sekolah deyna pun bergegas menuju lapangan untuk
melaksanakan upacara bendera seperti biasa di hari senin, saat deyna telah
sampai di lapangan tiba tiba deyna di hampiri sesosok wanita dengan raut wajah
yang sangat gembira, ia pun memegang pundak deyna " dey kamu percaya kan
kalo aku udah punya pacar" deyna pun tidak terlalu menghiraukan apa yang
ia katakan deyna hanya meng iya kan agar semuanya tidak di mulai kembali
*Hhh ga nyadar diri atau gimana ya raut wajahnya kaya ngerasa ga
bersalah gitu
Upacara bendera pun telah selesai di laksanakan dan semua siswa kembali ke
kelasnya masing masing
Sesampainya di kelas, teman deyna mengumumkan bahwa pelajaran seni
budaya harus menentukan kelompoknya masing masing saat itu deyna telah
menentukan kelompoknya, tetapi deyna merasa ada yang aneh, ternyata tepat di
belakang deyna ada seseorang yang menangis, iya itu adalah fina sosok wanita
yang telah menghampiri deyna tadi pagi, fina pun pergi keluar kelas dan entah
pergi kemana, setelah itu deyna pun merenungi apa yang sedang terjadi ini
*perasaan aku ga ngapa ngapain dia deh aku juga ga cuekein dia, trus ko
bisa dia nangis gitu
Teman sebangku fina pun menghampiri deyna, entah kenapa jantung deyna
seketika berdetak kencang seperti orang ketakutan
*dia mau ngapainnn, plis aku gamau memulai
masalah baru lagi
Dan ternyata teman sebangku fina pun bukan ingin menegur deyna apalagi
memarahi nya,
dia hanya ingin bercerita kepada deyna yang sebenarnya telah terjadi,
setelah itu deyna pun mendengarkan apa yang teman sebangku fina ceritakan
" oh gitu ya, padahal masalah aku sama fina tuh udah aku anggap selesai
loh ", "dia tuh orang nya pengen banget di ngertiin tapi dia nya
gapernah ngertiin perasaan orang lain", "udah gausah di pikirin
biarin dulu dia sendiri" ternyata teman sebangku fina pun sudah tidak
tahan lagi dengan kelakuan fina yang egois.
Teman deyna pun mengajak deyna untuk pergi ke pertustakaan, sesampainya
di sana tiba tiba deyna di panggil ke ruang BK, entah soal masalah apa, yang
penting deyna sangat siap untuk mengungkapkan kebenarannya, saat pembicaraan di
ruang BK berlangsung, deyna pun tidak kuat menahan tawanya karena wanita di sampingnya
itu berbicara dengan penuh kebohongan, sangat banyak fakta yang di lebih lebih
kan, karna deyna tidak ingin berlama lama berada di ruang BK akhirnya deyna pun
mengalah dan seolah olah deyna yang salah karna deyna sudah tidak kuat lagi mendengarkan
kebohongan kebohongan yang keluar dari mulut fina, setelah perbincangan di
ruang BK selesai deyna pun kembali ke kelas untuk mengerjakan tugas matematika
nya, sesampainya di kelas banyak sekali yang penasaran apa yang telah terjadi
di ruang BK barusan, deyna pun menceritakan kepada temannya yang sebenarnya
telah terjadi, ternyata anak lelaki pun mendengarkan apa yang di bicarakan
deyna, dan akhirnya semua teman di kelas pun tau apa masalah yang sedang di
alami deyna dan mereka pun nyinyir nyinyir gajelas mungkin untuk bertujuan
memanas manas kan lagi masalah, deyna pun sedikit marah namun dia bingung harus
melampiaskan ke siapa
*kenapa si sampe harus curhat ke BK padahalkan masalahnya udah kelar,
apa fina pengen gue di permaluin satu
kelas gitu atau lebih tepatnya mungkin dia pengen ngerusak nama baik gue di
sekolah
Sesampainya di rumah deyna pun segera mengambil wudhu dan melaksanakan
sholat Dzuhur, tak lupa ia menceritakan semua masalahnya kepada Allah SWT.
Deyna teringat bahwa dia belum mengerjakan tugas bahas Inggris nya,
deyna pun bergegas mengambil buku catatannya dan segara mencatat tugasnya,
tetapi pikiran deyna belum sepernuhnya jernih masih banyak sekali masalah
masalah yang terlintas di kepalanya, dia pun mengusap wajahnya
*ya Allah cobaan apa lagi ini, kuat kanlah saya dalam melewati cobaan
cobaan yang menimpa saya ya Allah
Seketika air mata deyna pun mengalir dengan sendirinya
*aku cape ya Allah, tapi aku gaboleh nyerah aku yakin semua masalah
pasti ada jalannya
Akhirnya deyna pun memutuskan untuk menjauhi all dan berusaha untuk
menghilangkan rasa sukanya kepada all
*mungkin ini jalan yang terbaik
Inilah dia akhir kisah deyna bersama all, mungkin semua pertanyaan
pertanyaan yang dulu sudah bisa terjawab, ternyata mereka tidak bisa bersatu di
karenakan perasaan all yang berbeda terhadap deyna, deyna pun berusaha untuk
menerima kenyataannya
#terimakasih karena telah mengikuti bagaimana perjalanan kisah cinta
deyna yang tidak pernah terbalaskan
Nama : Rehan Muhamad Paisal
Jenis Tulisan : Cerpen
Berbagi kebahagiaan
"Wah cepat sekali kamu lari"kata lusy "Iya dong!!"
Jawab pasti si kelinci
Mereka lalu pulang dikarenakan hari sudah larut.
Mereka pulang kerumah majikan nya,kebetulan mereka satu rumah,pulang ke
rumah mereka langsung di beri makan,lusy di beri makan ikan dan pasyi di beri
makan wortel.mereka pulang dengan bahagia.
Pagi pun tiba,pasyi bergegas menghampiri Lusy dan ternyata lusy sedang
sakit serta sedang di obati oleh majikannya.
Pasyi merasa sedih
karena teman main
nya sakit.Lalu pasyi
menemani Lusy,dan memberi apa
yang dia inginkan.
2 hari kemudian lusy sudah bangun dari sakit nya lalu bergegas lari ke
tempat pasyi. "Pasyi!!!!!!!!"Lusy teriak
Pasyi kaget,dan pasyi segera lari ke arah Lusy "Lusyy!!!!! Kamu
sudah sehat?"tanya pasyi "Sehat dong"jawab Lusy
"Aku kesepian loh main sedirian gak ada kamu"kata pasyi
"Ya,sekarang aku udah sembuh,yuk ke lapangan"ajak Lusy
"Yuyuyyu"seru pasyi.
Mereka menghabiskan waktu bermain sampai larut malam.
Meraka lalu pulang dan langsung makan dan mereka langsung ke tempat
tidur masing-masing dan tidur.
Hikmah
Nama : M Hadi
Jenis Tulisan : Cerpen
CINTA BERAKHIR TRAGIS
Pada suatu hari di
sekolah ada seorang remaja yang bergelar sebagai kutu buku yaitu siswa bernama
Azka, nama lengkapnya Azka Sifatul Hayat duduk di kelas sembilan di sebuah
Sekolah Menengah Pertama Negeri daerah pinggiran. Di sekolah ia menjadi sosok
pendiam, sopan dan santun dalam berbicara serta berperilaku, giat dan tekun
dalam belajar sehingga bukan hal yang mustahil dia menyandang gelar juara umum
tiap tahun pelajaran selama dari kelas tujuh sampai sekarang kelas sembilan.
Keseharian di sekolahnya hanya menulis dan belajar sehingga tempat favourit dia
selain kelas adalah perpustakaan. Tetapi Azka ini jarang bergaul dengan
teman-temannya karena ia tidak ingin terpengaruh dengan pergaulan bebas dan
takut mengganggu konsentrasi belajarnya. Karena ia memiliki cita-cita yang
ingin ia capai dengan usahanya sendiri dan bantuan sang penciptaNya.
Di suatu hari
selepas pulang sekolah Azka melihat seorang Wanita di pinggir jalan sepertinya
sedang menunggu yang akan menjemput. Azka memperhatikan gerak gerik dari Wanita
tersebut, parasnya tinggi semampai dan dapat dikatakan termasuk kriteria
cantik, menarik, serta enak dipandang mata. Ternyata wanita tersebut teman satu
sekolahnya satu angkatan namun beda kelas bernama Moezzaa Pricilia Subrata
panggilannya Mou. Tidak lama kemudian Azka tahu bahwa yang menjemput Mou adalah
ayahnya. Tidak sengaja ayah Mou itu melihat Azka yang sedang menunggu dijemput
pulang sekolah oleh kakaknya.
Singkat cerita
pada hari senin saat berlangsung upacara bendera, Azka menjadi petugas upacara
sebagai pembaca teks pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Mou bertugas
sebagai dirigen pemimpin paduan suara. Berlangsungnya upacara bendera saat Azka
bertugas menjadi petugas upacara tatapan ia tidak lepas kepada Mou, ternyata
Azka memiliki perasaan kepada Mou saat pandangan pertama. Selesai upacara bendera Mou dan Azka tidak
sengaja ketemu, mereka berdua kenalan disana tapi dibalik perkenalan mereka
berdua ada seorang remaja yang memperhatikannya dari kejauhan. Ternyata ia
adalah kelompok gangster di sekolah itu dan remaja itu memiliki tujuan yang
sama dengan Azka yaitu ingin memiliki cinta nya Mou.
Remaja yang
memperhatikan Azka dan Mou Bernama Bara. Bara ini adalah orang yang kejam ia
ditakuti oleh semua siswa di sekolah tersebut. Siapa saja yang menghalangi
jalan atau keinginan tujuannya Bara, Bara tidak akan segan-segan berbuat nekat
dan mendekati jahat kriminalitas yaitu memukulinya dan membulinya
habis-habisan. Singkat cerita waktu berjalan dengan cepat begitu juga hubungan
Azka dengan Mou semakin dekat, kedekatan mereka berdua membuat kesal Bara. Bara
yang sudah lama mencintai Mou tapi tidak pernah diterima cintanya oleh Mou.
Bara sangat kesal dan marah, dia berniat buruk kepada mereka berdua. Saat
pulang sekolah Bara mengumpulkan semua teman-temannya dan mengobrolkan tentang
masalahnya kepada teman-temannya.
Bel berbunyi
menandakan bahwa proses pembelajaran di sekolah sudah selesai dan tandanya
semua siswa waktunya pulang. Azka dan Mou pulang Bersama-sama jalan kaki karna
kebetulan sedang turun hujan gerimis. Untuk menuju ke lokasi rumah mereka harus
melewati harus melewati pemakaman yang cukup luas, sepi jarang ada orang yang
melewati daerah itu kalau sore hari
mereka ketakutan suasana pemakaman yang cukup mengerikan. Ketika Azka
dan Mou melewati daerah pemakaman itu mereka berdua dihadang oleh Bara. Bara
mengeluarkan amarahnya dan berkata atas penyesalannya karena cintanya ditolak
oleh Mou. Teman-teman Bara mengepung Mou dan Azka, mereka berdua berteriak tapi
tidak ada seorangpun yang mendengarkan karena suasana sepi tidak ada orang yang
lewat daerah itu dan juga jauh dari pemukiman penduduk. Mereka berdua dianiyaya
dengan cara dipukuli habis-habisan sampai tidak berdaya dan terluka sangat
parah.
Kekejamannya Bara,
bara mengambil tambang dan menggantung mereka berdua yaitu Azka dan Mou di
pohon beringin …….
Nama : Sallsa
Jenis Tulisan : Puisi
Teman jadi sayang
Pada awal saya masuk kelas 8 smp saya mempunyai sahabat cowo yang care
sama saya sampai org mengira punya hubungan karena di skolah sama dia Deket
banget apa"selalu samaa dia,saya sih tidak masalah apa kata org"karna
sejak awal saya masuk kls 8 saya sudah menaruh hati padanya,tetapi tidak berani
saya utarakan,jadilah saya terjebak "friend zone"dia adalah lelaki
sempurna dimataku,bukan karna wajahnya yang lumayan ganteng sikapnya pun sangat
baik dan sopan dan dia juga bisa ngehargai saya dengan sangat baik penyabar.
Setelah pulang
sekolah kita chatingngan lalu tiba"dia mengungkapkan perasaannya ke
saya,Saya sangat terkejut dngn apa yang dia matakan ke saya,saya pun menerima
dia sebagai pacar saya,saya tidak menyangka cowo yang saya suka mengutarakan
prasaan nya ke saya,
Pagi harinya di
sekolah dia tersenyum melihat saya dan Sampai sekarang kls 9 prasaan dia ke
saya tidak brubah
Sekian cerita singkat
yang saya buat makasi!!!





Komentar
Posting Komentar